Print

KPU RIAU SIMULASIKAN PUNGUT HITUNG SUARA PEMILU 2019

PEKANBARU (KPU) – Guna mengetahui waktu yang diperlukan oleh petugas KPPS dalam melakukan proses pungut hitung di Tempat Pemungutan Suara (TPS), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Riau melakukan kegiatan Simulasi pungut hitung Pemilu 2019 bertempat dihalapan Kantor KPU Minggu, (24/3/2019).

 

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Forum Komunikasi Pemerintah Daerah (Forkompinda) Wakil Gubernur Riau, Kapolda Riau, Ketua DPRD, Kajati dan Danrem 031 Wirabima. KPU Riau sengaja mengundang pejabat teras Provinsi Riau sekaligus mensosialisasikan kepada stakeholdel Pemilu 2019 terkait mekanisme pungut hitung yang akan dilaksanakan 17 April 2019 mendatang.

Dalam sambutan pembukaan kegiatan Simulasi Pungut Hitung Pemilu 2019, ketua KPU Riau Ilham Muhammad Yasir menyampaikan perlunya segenap jajaran pemerintahan daerah khususnya Provinsi Riau untuk terlibat aktif dalam mendukung sekaligus mengawal proses penyelenggaraan Pemilu 2019.

“KPU Riau tidak bisa bekerja sendiri, kami sangat membutuhkan bantuan sekaligus dukungan dari stakeholder Pemerintah Daerah baik tingkat Provinsi maupun tingkat Pemerintah Daerah tingkat Kabupaten/Kota,” mengingat ini adalah hajatan nasional 5 tahunan sekali guna memilih para calon-calon pemimpin yang akan menentukan arah pembangunan 5 tahun yang akan datang, jelas Ilham demikian biasa disapa.

Pasca penutupan acara, Ilham mengajak seluruh pejabat teras Provinsi Riau untuk turut menyaksikan proses simulasi pungut hitung yang dilakukan ditenda yang berbeda. Yang menjadi perhatian para stakeholder kali ini adalah terkait ketelitian petugas dalam memeriksa form A.5 pemilih pindahan mereka memberikan semangat kepada petugas agar cermat dan hati-hati dalam memberikan surat suara yang musti diterima oleh pemilih pindahan.

Ditempat terpisah Komisioner KPU Riau Divisi Teknis Penyelenggara Joni Suhaidi menyampaikan bahwa pelaksanaan Simulasi kali ini bertujuan untuk mengetahui celah kekeliruan yang sering terjadi di TPS sehingga focus pelaksanaan Bimtek pungut hitung yang akan dilaksanakan kelak akan menitik beratkan kepada permasalahan yang berkemungkinan sering muncul di TPS.

“Proses simulasi pungut hitung dengan sendirinya akan menggambarkan kejadian yang akan dialami oleh para petugas TPS dilapangan,” terang Joni Suhaidi. Kalau soal waktu yang dibutuhkan sudah jelas, sebagimana yang tertuang di regulasi pelaksanaan pungut hitung di TPS akan ditutup pukul 13.00 Wib imbuh Joni.

Dari pantauan dilapangan oleh tim kpu-riauprov.go.id proses pelaksanaan Simulasi pungut hitung berakhir pukul 15.15 WIB dengan jumlah pemilih 100 orang. Dari hasil simulasi ini selanjutnya dilakukan evaluasi menyeluruh terkait proses pungut hitung untuk kemudian akan dilakukan perbaikan-perbaikan guna menyempurnakan pelaksanaan oleh petugas tepat hari “H” besok, pungkas Joni Suhaidi.

(Hupmas/myd)