KOMISI PEMILIHAN UMUM (KPU)
PROVINSI RIAU

Jl. Gajah Mada No. 200 Pekanbaru-Riau, Tel. (0761) 858361, Fax. (0761) 858362

  • Parpol
  • Baliho
  • Parpol 2019

    PARPOL PESERTA PEMILU 2019, Selanjutnya...
  • Jangan GOLPUT

    Sukseskan Pilkada 27 Juni 2018
  • Roadshow Pilgub

    Menuju Pilgub Riau 2018, Selanjutnya...
Print

KETUA KPU RI LANTIK KPU PROVINSI RIAU PERIODE 2019-2024

PEKANBARU (KPU) – Setelah melalui proses yang cukup ketat, akhirnya Ketua KPU RI lantik komisioner KPU Provinsi Riau untuk masa jabatan 5 tahun kedepan 2019-2024 bersamaan dengan pelatikan KPU Provinsi Jawa Timur dan beberapa komisioner yang berasal dari beberapa kabupaten/kota di Indonesia, pelantikan dilakukan di Salah satu hotel ternama di Jakarta, Rabu (20/2/2019).

 

Tugas ini adalah amanat undang undang yang harus dikerjakan dengan bekerja sepenuh waktu dan bekerja maksimal, senantiasa untuk selalu update informasi dimana kondisi perpolitikan yang dinamis namun tetap harmonis. Yang menjadi kekuatan KPU selaku lembaga yang diberikan amanah untuk menyelenggarakan Pemilu 2019 adalah sikap integritas dan netralitas kita, ujar Arif dihadapan para komisioner baru.

Sementara itu pada sesi orientasi tugas Anggota KPU Provinsi, Kabupaten/Kota 2019-2024, Arief menjelaskan arti pemimpin (leader) dan pengatur (manage). Bagaimana leader menurut dia harus mampu membangun (develop) sementara manager bersifat menata (maintenance).

Tidak hanya itu leader menurut dia juga harus menginspirasi, memengaruhi, memberikan contoh yang baik dan menjadi panutan bagi jajaran yang dipimpinnya. Sementara manager bersifat memberikan perintah.

Kedua hal ini menurut Arief ada didalam kelembagaan KPU. Dan dia berharap agar nilai-nilai tersebut dipahami sehingga kerja dan tugas yang dijalani tidak bertabrakan.

Disesi pemaparan materi, Anggota KPU RI Evi Novida Ginting Manik menekankan pentingnya orientasi tugas bagi anggota KPU yang baru dilantik sebagai sarana menyamakan persepsi. Tidak hanya itu kegiatan ini juga bisa digunakan untuk memperdalam pengetahuan terkait aturan dan hal-hal yang berkaitan dengan kelembagaan. “Orientasi tugas ini bagian dari penguatan kelembagaan,” kata Evi.

Apalagi menurut Evi ada beberapa aturan yang baru dan harus segera dipahami oleh penyelenggara yang baru dilantik. Aturan mengenai tata kerja KPU salah satunya yang menurut dia perlu diperhatikan dalam kaitannya untuk memperkuat organisasi.

Ditempat terpisah, Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Drs. Rudinal, B menyampaikan harapannya agar komisioner yang baru dilantik dapat berkoordinasi dengan Pemerintah daerah, karena bagaimanapun juga mereka adalah stakeholder yang tidak bisa kita tinggalkan, untuk itu jangan tinggalkan mereka, pinta Rudinal.

(Hupmas/nrs)