KOMISI PEMILIHAN UMUM (KPU)
PROVINSI RIAU

Jl. Gajah Mada No. 200 Pekanbaru-Riau, Tel. (0761) 858361, Fax. (0761) 858362

  • Parpol
  • Baliho
  • Parpol 2019

    PARPOL PESERTA PEMILU 2019, Selanjutnya...
  • Jangan GOLPUT

    Sukseskan Pilkada 27 Juni 2018
  • Roadshow Pilgub

    Menuju Pilgub Riau 2018, Selanjutnya...
Print

Debat Pertama Pilgub Riau Usung Tema Makmur Di Negeri Melayu

PEKANBARU (KPU) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Riau menggelar Debat Publik Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Riau 2018 Tahap Pertama. Debat Publik dilaksanakan pada Pukul 19.30 di Ballroom Hotel Labersa, Jum’at (27/05/2018) dan disiarkan secara langsung oleh Stasiun Televisi TV One. Dengan mengusung Tema “Makmur Di Negeri Melayu”, Ketua KPU Riau, Nurhamin secara resmi membuka kegiatan Debat Publik tersebut.

Selain di hadiri oleh Ke-empat Pasangan Calon beserta Tim Suksenya, KPU Riau juga turut mengundang Forum Komunikasi Daerah (Forkompinda) Riau, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, 12 Tim Perumus Materi Debat, dan Kepala Daerah dari 12 Kabupaten/Kota di Provinsi Riau.

Debat dibagi kedalam enam segmen. Pada segmen pertama, keempat pasangan calon memaparkan visi dan misi serta rencana program kerja yang akan dilakukan lima tahun kedepan. Segmen kedua Pasangan Calon menjawab pertanyaan langsung dari Ketua Majelis Kerapatan adat LAM Riau, Datuk Seri Al Azhar. Sementara pada sesi ketiga, keempat, dan kelima, keempat pasangan calon memilih pertanyaan yang telah disusun Tim Perumus Materi Debat yang berasal dari para pakar dan Akademisi. Pada segmen terakhir keempat kandidat memaparkan janji kampanye, berdasarkan pertanyaan dari masyarakat yang telah divisulisasikan.

Acara berjalan dengan lancar meskipun diwarnai dengan sorakan dan yel-yel dari masing-masing pendukung. Menariknya pada Debat Publik di Riau ini berjalan tanpa adanya gesekan dan saling menyerang baik antara pasangan calon maupun pendukung. Sedikit berbeda seperti Debat pada biasanya, hal tersebut menunjukkan Pilkada Riau berjalan dengan damai dan kondusif, meskipun ada persaingan namun dilakukan secara santun dan kekeluargaan sesuai dengan Budaya Masyarakat Riau.

(Hupmas/Gby; Doc/Mr)