KOMISI PEMILIHAN UMUM (KPU)
PROVINSI RIAU

Jl. Gajah Mada No. 200 Pekanbaru-Riau, Tel. (0761) 858361, Fax. (0761) 858362

  • abana
  • Pilkada Serentak

    LOGO & MASKOT PILGUBRI 2018, Selanjutnya...
  • Jangan GOLPUT

    Sukseskan Pilkada 15 Februari 2017
  • Roadshow Pilgub

    Menuju Pilgub Riau 2018, Selanjutnya...
Print

“SILON” WUJUDKAN TRANSPARASI PENCALONAN PILGUB RIAU 2018

BANDUNG (KPU) – Sebagai upaya mewujudkan transparasi proses pencalonan Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Serentak Tahun 2018, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia meluncurkan kembali aplikasi Sistim Informasi Pencalonan (SILON), dimana aplikasi serupa telah difungsikan dalam Pilkada serentak tahun 2015 dan 2017. Aplikasi ini dilahirkan atas kerjasama KPU RI dengan Universitas Indonesia (UI).

Aplikasi SILON bertujuan untuk mewujudkan transparasi proses pencalonan yang terjadi di KPU, tidak saja akan mempermudah pekerjaan KPU tetapi juga transparan dapat disimak secara jelas oleh masyarakat umum sehingga masyarakat dapat dengan mudah mengetahui informasi terkait para calon yang maju dalam Pilkada Serentak Tahun 2018.

“Dijaman yang serba cepat ini, dengan penyebaran informasi dengan hitungan detik membuat KPU harus mampu mengupgrade sumberdaya yang ada guna mengimbangi perkembangan teknologi digital,” ujar Ketua KPU RI Arief Budiman pada saat acara pembukaan Bimbingan Teknis (Bimtek) SILON gelombang II di Kampus Instituted Teknologi Bandung (ITB) Bandung-Jawa Barat.

Dengan SILON pekerjaan KPU akan lebih mudah, dimana aplikasi ini didesign sedemikian rupa untuk mampu mengelompokkan dan menggolongkan data berdasarkan kriteria tertentu yang diinginkan oleh semua orang.

“Tinggal klik….. semua informasi akan tersaji secara jelas dan nyata bahkan sangat detil, jadi bagi masyarakat yang ingin menjadi pejabat publik harus siap untuk di “pelototi” oleh masyarakat secara bebas,” kata Arief Budiman.

Jadi bagi instansi atau lembaga yang tidak mau mengupgrade teknologi informasinya, maka ia akan ditinggalkan oleh para usersnya dan akan mengalami kerepotan yang luar biasa terlebih terkait pengolahan data dan sebagainya.

Pelaksanaan Bimtek SILON kali ini diikuti oleh peserta dari seluruh Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Indonesia penyelenggara Pilkada Serentak Tahun 2018. Untuk Provinsi Riau yang menjadi peserta Bimtek adalah Komisioner Divisi Teknis Penyelenggara Abdul Hamid dan Operator dari Sekretariat KPU Provinsi Riau.

“Didalam aplikasi ini KPU akan mampu mendeteksi kegandaan dukungan baik dukungan di internal bakal calon maupun antar calon dalam waktu singkat,” ungkap Abdul Hamid. Dengan aplikasi ini pula KPU akan mampu bekerja se efektif dan se efisien mungkin, terkait pengoperasihan aplikasi ini Abdul Hamid turut menyampaikan bahwa aplikasi ini sudah terbukti sangat membantu pada saat proses pencalonan perseorangan Pilkada 2015 dan 2017 yang lalu.

(Hupmas/myd)