KOMISI PEMILIHAN UMUM (KPU)
PROVINSI RIAU

Jl. Gajah Mada No. 200 Pekanbaru-Riau, Tel. (0761) 858361, Fax. (0761) 858362

  • abana
  • Pilkada Serentak

    LOGO & MASKOT PILGUBRI 2018, Selanjutnya...
  • Jangan GOLPUT

    Sukseskan Pilkada 15 Februari 2017
  • Roadshow Pilgub

    Menuju Pilgub Riau 2018, Selanjutnya...
Print

KPU RIAU LIBATKAN MEDIA AWASI PROSES SELEKSI BADAN ADHOC

PEKANBARU (KPU) – Media, baik cetak maupun elektronik adalah salah stakeholder penting dan senantiasa dilibatkan dalam setiap proses penyelenggaraan helat lima tahunan sekali yakni Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Riau (Pilgubri) Tahun 2018, karena media cetak dan elektronik merupakan sumber informasi yang senantiasa ditungu oleh masyarakat.

Hal tersebut terungkap dalam konferensi pers ketua KPU Riau Nurhamin bersama pewarta/awak media Senin 9 Oktober 2017 bertempat di ruangan Media Center KPU Riau Lt. 1 Jl. Gajahmada Nomor 200 Pekanbaru.

“Saat ini KPU Riau sedang mempersiapkan mekanisme penerimaan keanggotaan badan adhoc yakni PPK dan PPS,” ujar Nurhamin. Kami akan berusaha sebaik mungkin menyeleksi para calon anggota PPK dan PPS hingga menghasilkan anggota yang memiliki integritas tinggi terhadap perkembangan demokrasi kita, imbuhnya.

Pada saat yang sama KPU Riau tengah melakukan kegiatan Bimbingan Teknis badan adhoc yang dihadiri oleh KPU Kabupaten/Kota se-Provinsi Riau, dengan tujuan menyamakan persepsi terkait penilaian para calon yang mendaftar sebagai anggota PPK dan PPS.

Untuk menghasilkan keanggotaan badan adhoc yang berkualitas KPU Riau menggandeng salah seorang Dosen Fakultas Psikologi Universitas Islam Riau guna merumuskan soal untuk mengetahui kompetensi sekaligus menilai kepribadian yang dimiliki oleh para calon. Penilaian kepribadian sendiri bertujuan guna mengetahui seberapa besar kemampuan manajerial dan kematangan emosi para calon.

“Kami mengharapkan peran aktif rekan-rekan media dalam mengawasi proses penerimaan para bakal calon keanggotaan badan adhoc, segera sampaikan ke kami apabila mungkin ada beberapa yang tidak sesuai dengan mekanisme dan aturan yang telah ditetapkan,” pesan Nurhamin kepada para awak media.

(Hupmas/myd)