KOMISI PEMILIHAN UMUM (KPU)
PROVINSI RIAU

Jl. Gajah Mada No. 200 Pekanbaru-Riau, Tel. (0761) 858361, Fax. (0761) 858362

  • abana
  • Pilkada Serentak

    LOGO & MASKOT PILGUBRI 2018, Selanjutnya...
  • Jangan GOLPUT

    Sukseskan Pilkada 15 Februari 2017
  • Roadshow Pilgub

    Menuju Pilgub Riau 2018, Selanjutnya...
Print

TIM BALON PERSEORANGAN MULAI BERDATANGAN KE KPU RIAU

PEKANBARU (KPU) – Jum’at sore (6/10) pada jam yang berbeda, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Riau menerima kedatangan tamu dari tim bakal calon (Balon) perseorangan yang disambut langsung oleh Komisioner KPU Riau Divisi Teknis Penyelenggara H. Abdul Hamid diruang pertemuan Kantor KPU Riau Jl. Gajahmada Nomor 200 Pekanbaru.

Dari hasil perbincangan singkat dapat diketahui bahwa maksud kedatangan dari 2 tim tersebut adalah menanyakan mekanisme pencalonan perseorangan pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Riau 2018, terutama jumlah minimal dukungan yang harus dikumpulkan bagi para bakal calon perseorangan.

Kepada para tim balon perseorangan Abdul Hamid menyampaikan dengan detail mekanisme dan regulasi yang harus diikuti oleh para balon perseorangan, termasuk tata cara penyusunan berkas dukungan yang disusun berdasarkan Kelurahan/Desa, Kecamatan hingga Kabupaten/Kota.

“Fungsi keteraturan susunan berkas dukungan sangat kami harapkan, karena akan mempercepat dan mempermudah bagi para petugas untuk memverifikasi dilapangan,” ungkap Abdul Hamid. Sehingga kelak pada saat pendistribusian berkas dukungan tidak akan bertukar tempat atau salah alamat, imbuhnya.

Dalam pertemuan tersebut turut disampaikan jumlah minimal dukungan yang harus dikumpulkan oleh para balon perseorangan adalah 333.119 dukungan yang tersebar di lebih dari 50% jumlah Kabupaten/Kota se-Provinsi Riau.

Abdul Hamid juga berpesan agar jumlah dukungan yang disampaikan ke KPU Riau hendaknya melebihi dari jumlah minimal dukungan, agar apabila pada saat verifikasi tahap pertama ditemukan adanya kegandaan dukungan, atau terdapatnya identitas yang tidak termasuk dalam kategori pendukung yang sah, maka jumlah minimal dukungan yang telah disampaikan ke KPU Riau tidak akan berkurang signifikan.

“Pada prinsipnya kami menerima dengan tangan terbuka setiap ada masyarakat atau kelompok yang ingin berkonsultasi terkait pencalonan Pilgub Riau 2018,” kata Abdul Hamid kepada tim kpu-riauprov.go.id diruang kerjanya. Karena semakin banyak tim para bakal calon yang tahu akan mekanisme pencalonan nanti, secara tidak langsung akan mempermudah kami dalam mencermati berkas pencalonan, sambungnya lagi.

(Hupmas/myd)