KOMISI PEMILIHAN UMUM (KPU)
PROVINSI RIAU

Jl. Gajah Mada No. 200 Pekanbaru-Riau, Tel. (0761) 858361, Fax. (0761) 858362

  • abana
  • Pilkada Serentak

    LOGO & MASKOT PILGUBRI 2018, Selanjutnya...
  • Jangan GOLPUT

    Sukseskan Pilkada 15 Februari 2017
  • Roadshow Pilgub

    Menuju Pilgub Riau 2018, Selanjutnya...
Print

“PR” KPU TERKAIT TINGKAT PARTISIPASI MASYARAKAT

YOGYAKARTA (KPU) – Pesan adanya kreatifitas yang harus dibangun oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam upayanya meningkatkan tingkat partisipasi masyarakat dalam menggunakan hak pilihnya di setiap kesempatan Pemilu dan Pemilukada diungkapkan oleh Ketua KPU RI Arief Budiman dalam acara Rapat Nasional Peningkatan Partisipasi Masyarakat, yang dihadiri oleh perwakilan dari 34 provinsi se-Indonesia, Kamis (5/10) bertempat di Yogjakarta.

Ketua KPU RI Arief Budiman mengatakan KPU tengah menyusun strategi baru untuk peningkatan partisipasi masyarakat dalam pemilu. Salah satunya dengan mengusung strategi sosialisasi dan pendidikan pemilih berbasis keluarga.

"Di KPU selalu ada hal yang baru. Ada ide-ide kreatif untuk memperbaiki kualitas pemilu kita, termasuk dalam peningkatan partisipasi masyarakat. Jadi kita selalu berupaya membuat catatan yang lebih baik untuk dikenang oleh generasi mendatang," ujarnya.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut adalah Ketua KPU Provinsi Riau Nurhamin beserta Kasubbag Teknis dan Hupmas Nirson. Mengamini pernyataan Ketua KPU RI Arief Budiman, bahwa basic dari seluruh pendidikan dimulai dari keluarga, untuk itu KPU akan berusaha semaksimal mungkin mendekatkan pendidikan demokrasi melalui program-program yang disusun agar mampu dicerna secara sederhana dan dapat diaplikasikan dilingkungan keluarga, kata Nurhamin.

“Dibutuhkan ide-ide baru yang kreatif untuk menjawab semua tantangan kedepan karena demokrasi terus berkembang sesuai jamannya,” ungkap Nurhamin. Generasi “Milineal” saat ini lebih membutuhkan sesuatu yang diluar kebiasaan bukan bentuk atau kegiatan normative semata pungkas Nurhamin.

Mengutip paparan seperti yang diungkapkan Kepala Biro Teknis dan Hupmas KPU RI Nur Syarifah mengatakan untuk mencapai target RPJMN tersebut maka sosialisasi dan pendidikan pemilih harus dilakukan secara intensif, massif dan terintegrasi. "Cara-cara yang sporadis dalam sosialisasi dan pendidikan pemilih harus diubah dengan cara yang lebih terkonsolidasi," ujarnya.

(hupmas/nrs; doc foto/ ieam_KPU RI)