KOMISI PEMILIHAN UMUM (KPU)
PROVINSI RIAU

Jl. Gajah Mada No. 200 Pekanbaru-Riau, Tel. (0761) 858361, Fax. (0761) 858362

  • abana
  • Pilkada Serentak

    LOGO & MASKOT PILGUBRI 2018, Selanjutnya...
  • Jangan GOLPUT

    Sukseskan Pilkada 15 Februari 2017
  • Roadshow Pilgub

    Menuju Pilgub Riau 2018, Selanjutnya...
Print

KPU RIAU TAJA BIMTEK PENDAFTARAN, VERIFIKASI DAN PENETAPAN PARPOL PESERTA PEMILU 2019

PEKANBARU (KPU) – Geliat proses Pemilihan Umum Tahun 2019 sudah mulai terasa, hal tersebut seiring dengan tahapan Pemilu 2019 yang memang sudah berada diambang pintu. Seiring dengan tahapan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Riau Tahun 2018 Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Riau turut menggesa pelaksanaan tahapan Pemilu 2019, hal tersebut dibuktikan dengan dilaksanakannya kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pendaftaran, Verifikasi dan Penetapan Partai Politik (Parpol) Peserta Pemilu 2019 Senin (2/10) bertempat disalah satu hotel di Pekanbaru.

Peserta Bimtek berasal dari utusan pengurus Parpol tingkat Provinsi. Dari 73 Parpol yang mendaftar ke Kemenkumham RI, namun hanya 16 Parpol yang dapat dihubungi oleh KPU Riau dan menyatakan kesiapannya mengikuti Bimtek hal tersebut kemungkinan masih belum meratanya sebaran kepengurusan partai baik ditingkat provinsi maupun tingkat kabupaten/kota.

“Sesuai data yang kami peroleh saat ini tercatat kurang lebih 73 Parpol yang mendaftarkan diri ke Kemenkumham RI dari jumlah tersebut selanjutnya menjadi tugas KPU untuk memverifikasi dan melakukan penetapan Parpol yang dapat mengikuti Pemilu 2019 sebagai peserta,” Kata Ilham Komisioner KPU Riau divisi Hukum dan Pengawasan.

Dalam pemaparannya Ilham menekankan pentingnya mekanisme pendaftaran dan verifikasi yang akan dilakukan oleh KPU Riau, dimana saat ini KPU akan menggunakan aplikasi Sistim Informasi Partai Politik atau SIPOL guna mempermudah pendaftaran dan verifikasi dari kedua belah pihak.

Sebelum mendaftar, parpol wajib mengunggah dokumen persyaratan ke SIPOL. Dokumen hasil print out SIPOL tersebut yang digunakan parpol untuk mendaftarkan diri,” papar Komisioner Ilham.

“Apabila dokumen lengkap, parpol akan diberi tanda terima. Kemudian dokumen tersebut diperiksa keabsahannya, sementara dokumen keanggotaan diperiksa di KPU Kabupaten/Kota. Apabila memenuhi syarat administratif, maka akan dilakukan verifikasi faktual, yaitu mencocokkan dokumen dan fakta di lapangan,” imbuh Ilham lagi.

Ilham juga menyampaikan terkait mekanisme verifikasi faktual dilapangan akan diambil kesepakatan antara KPU dan Parpol apakah melalui pengundian keanggotaan parpol atau melalui penentuan selisih nomor tertentu. Dari hasil verifikasi akan dibuatkan rekapitulasi, apabila telah memenuhi standar minimal seperti yang diatur Undang-Undang maka KPU akan menetapkan Parpol tersebut sebagai peserta Pemilu 2019.

(hupmas/myd; doc foto/zulfn)