KOMISI PEMILIHAN UMUM (KPU)
PROVINSI RIAU

Jl. Gajah Mada No. 200 Pekanbaru-Riau, Tel. (0761) 858361, Fax. (0761) 858362

  • abana
  • Pilkada Serentak

    LOGO & MASKOT PILGUBRI 2018, Selanjutnya...
  • Jangan GOLPUT

    Sukseskan Pilkada 15 Februari 2017
  • Roadshow Pilgub

    Menuju Pilgub Riau 2018, Selanjutnya...
Print

DIM minimalisir “Masalah” dalam Pemilu 2019

PEKANBARU (KPU) – Guna meminimalisir permasalahan di setiapan tahapan penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Riau petakan potensi masalah melalui Daftar Inventarisasi Masalah (DIM), hal tersebut terungkap dalam acara Rakor Pengaturan dan Kebijakan KPU tentang Verifikasi Parpol Pemilu 2019 yang dihadiri oleh utusan 12 (dua belas) KPU kabupaten/kota beserta utusan dari DPD/DPW 12 Partai Politik se-Provinsi Riau, Rabu (6/6).

Komisioner KPU Riau Divisi Hukum dan Pengawasan Ilham, SH, LLM menyampaikan pentingnya masing-masing KPU kabupaten/kota untuk segera melakukan pemetaan permasalahan yang tersusun dalam skema DIM yang telah disepakati.

“Dengan adanya DIM ditiap-tiap kabupaten/kota kinerja kita akan terasa lebih terukur,” ungkap Ilham. Pengalaman penyelenggaraan Pemilu 2014 menyisakan permasalahan terkait verifikasi Parpol, kali ini adalah tugas kita untuk terus menyempurnakannya, sambung Ilham.

Sementara bagi rekan-rekan Parpol, Ilham meminta agar Parpol memberikan masukan terkait verifikasi yang akan dilakukan oleh KPU Riau sehingga pada saat pelaksanaan dilapangan tidak menemui kendala yang berarti.

“Kesepahaman terkait mekanisme proses verifikasi Parpol sangatlah penting”, ujar Ilham lagi. Untuk itu KPU Riau akan berupaya semaksimal mungkin untuk memfasilitasi rekan-rekan Parpol dengan duduk bersama membahas regulasi terkait verifikasi ini, pungkas Ilham.

Rakor kali ini diakhiri dengan simulasi aplikasi Sistim Informasi Partai Politik (SIPOL) oleh Zulfen Efendi selaku Helpdesk Sipol KPU Riau, menyampaikan bahwa verifikasi Parpol peserta Pemilu 2019 akan menggunakan aplikasi ini, karena syarat utama dari terverifikasinya Parpol dinyatakan memenuhi syarat ia harus menggunakan aplikasi ini, terang Zulfen.

(Humpas/myd)