KOMISI PEMILIHAN UMUM (KPU)
PROVINSI RIAU

Jl. Gajah Mada No. 200 Pekanbaru-Riau, Tel. (0761) 858361, Fax. (0761) 858362

  • abana
  • Pilkada Serentak

    LOGO & MASKOT PILGUBRI 2018, Selanjutnya...
  • Jangan GOLPUT

    Sukseskan Pilkada 15 Februari 2017
  • Roadshow Pilgub

    Menuju Pilgub Riau 2018, Selanjutnya...
Print

Komisioner KPU Riau Gelar Rapat Rutin Gunakan Fasilitas Telepon Seluler

PEKANBARU (KPU) – Anggota KPU Provinsi Riau Divisi Hukum dan Pengawasan, Ilham Muhammad Yasir, SH, LL.M melakukan langkah trobosan menggelar rapat rutin bulanan koordinator wilayah (Korwil) menggunakan jaringan telepon seluler dengan KPU kabupaten/kota. Hal itu dilakukan Ilham sejak 3 (tiga ) tahun terakhir ini menyiasati keterbatasan anggaran, namun supervisi dan pendampingan dengan kabupaten/kota tetap berjalan baik.

Hal itu diungkapkan Ilham usai menggelar rapat korwil melalui telepon seluler dengan KPU Kabupaten Kepulauan Meranti, KPU Kabupaten Rokan Hilir dan KPU Kota Dumai Selasa (6/6) kemarin.

“Saya inginnya pakai jaringan Line atau Scape. Tapi di daerah jaringan internet tidak stabil. Yang paling stabil justru jaringan telepon seluler atau 2G,” ujar Ilham yang juga adalah mantan wartawan grup Jawa Pos ini, Selasa (6/6/2017).

Menurut Ilham, ia tak ingin karena hambatan jarak supervisi ke kabupaten/kota jadi kendala. Soalnya, rata-rata jarak antara kabupaten kota dengan provinsi cukup jauh sekali. Tak mungkin kalau harus turun setiap waktu. Tapi dengan jaringan telepon seluler ini kita agendakan rapat pertemuan setiap minggu pertama di setiap bulannya. Menurutnya, teknologi harus disiasaati untuk kemanfaatan kelancaran tugas-tugas rutin. Misalnya, untuk melakukan trobosan itu ia menggunakan jaringan telepon seluler paralel yang memiliki kapasitas 5 – 6 orang untuk berkomunikasi sekaligus.

“Ruang yang dimiliki jaringan telepon seluler ini saya manfaatkan untuk keperluan rapat. Sehingga kawan-kawan KPU kabupaten/kota merasa diperhatikan dan komunikasi informasi terkait kepemiluan dengan cepat dapat mereka peroleh,” imbuhnya.

Selain menggunakan jaringan telepon seluler, Ilham juga menggunakan jaringan Whatshaap Group di Divisi Hukum KPU kabupaten/kota se Riau untuk mengadakan rapat bulanan. Hanya saja menurut Ilham kurang interaktif dibanding jaringan seluler. Karena menurutnya, ruang diskusi di Whatshaap sering tumpang tindih dan berebutan. Karena itu biasanya, ia mengatur dengan ketat alur jalannya rapat.

“Biasanya saya gelar rapat 30 menit – 60 menit. Saya atur 20 menit pertama saya menyampaikan poin-poin penting atau update informasi kepemiluan. Setelah itu saya tunjuk langsung KPU kabupaten/kota yang ingin memberikan respon. Dengan cara seperti itu rapat di Whatshaap Group berjalan efektif,” terang Ilham yang saat menjadi wartawan pernah menjabat koordinator liputan dan selalu memanfaatkan berbagai fasilitas di media sosial untuk memenej liputan dengan wartawan-wartawannya di daerah.

Ditambahkan Ilham, pengalamannya itu ia sekarang terapkan di KPU. Menurutnya, yang paling efektif memang menggunakan jaringan telepon seluler. Meskipun hanya 5 – 6 orang, tapi proses diskusinya berjalan interaktif. Dan, ia yakin dengan perkembangan teknologi saat ini akan banyak fitur-fitur di media sosial suatu saat bisa dimanfaatkan secara efektif untuk keperluan rapat.

“Sekarang memang ada video conference, tapi perangkatnya masih terlalu mahal untuk bisa dimiliki oleh seluruh KPU provinsi dan KPU kabupaten/kota. Dan, jaringan internet di daerah-daerah kabupaten/kota di Riau jangkauannya tak merata.

(KPU/Ilham)